Indonesia Ekpor Sperma Sapi, Dagingnya Diimpor

145323_sapibali

Feby Dwi Sutianto – detikfinance
Sabtu, 26/04/2014 14:51 WIB

Jembrana – Saat ini kebutuhan daging sapi Indonesia masih dipenuhi impor. Sebagian besar impor datang dari Australia dan Selandia Baru.

Meski masih impor sapi bakalan, Indonesia melakukan ekspor untuk produk turunan sapi. Sejak 2 tahun lalu Indonesia telah mengekspor semen atau sperma sapi ke beberapa negara. Semen sapi ini masih dihasilkan dari sapi eksotik jenis Cimental, Brahman, hingga Limousin.

“Tahun 2012, kita declare swadembada semen beku. 2013 swasembada pejantan penghasil semen. Pada 2-3 tahun ke depan swasembada daging. Kita sekarang ekspor semen beku untuk sapi brahman, cimental, limousin. Itu sapi eksotik. Afganistan, Myanmar, Kirgiztan, Tajikistan, Kamboja dan Malaysia juga,” kata Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan saat launching sapi Bali di pejantan Bali di BPTU HPT Denpasar, Kabupaten Jembrana, Bali, Sabtu (26/4/2014).

Ekspor sperma beku dilakukan untuk jenis atau grade 3. Pemerintah tidak mengizinkan ekspor sperma beku kualitas 1 atau terbaik ke luar negeri.

“Semen belu yang diekspor itu grade 3. Yang terbaik digunakan di Indonesia supaya kita nggak kecolongan. Nanti ada bioterosim dan dia dikembangkan di luar,” sebutnya.

Pengembangan dan ekspor sperma beku dilakukan sendiri di Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari dan Balai Inseminasi Buatan Lembang milik Kementan. Ke depan, semen beku akan dilakukan untuk sapi lokal seperti sapi Bali.

“Segera kita ekspor semen lokal untuk sapi Bali,” sebutnya.

(feb/ang)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s